PAWUKON • MANUSA YADNYA

Upacara Otonan

Peringatan hari kelahiran menurut penanggalan Bali yang berulang setiap 210 hari, dilaksanakan dengan pendampingan penuh dari Griya dan Pasraman Gana Mandala di Mengwi, Badung.

Sarana banten upacara Hindu Bali

Otonan dihitung berdasarkan pertemuan kembali wuku dan wewaran pada hari kelahiran seseorang, yang terjadi setiap 210 hari sekali. Upacara ini menjadi momen refleksi diri, penyucian, dan permohonan keselamatan yang dilakukan sepanjang hidup, tidak hanya pada masa kanak-kanak.

Tingkatan Ayaban dalam Upacara Otonan

Ayaban Tumpeng Solas

Tingkatan dasar yang bisa dipilih keluarga.

Ayaban Pulogembal

Tingkatan menengah dengan kelengkapan banten yang lebih besar.

Pulogembal dengan Babangkit dan Guling

Tingkatan lengkap dengan kelengkapan banten tertinggi.

Durasi Prosesi Utama
0 Menit

Kapan dan Berapa Lama Pelaksanaannya?

Upacara dilaksanakan setiap 210 hari sesuai hari kelahiran menurut pawukon. Prosesi biasanya berlangsung sekitar 45 menit.

Sarana yang Perlu Disiapkan Keluarga

Sarana pendukung yang umumnya perlu disiapkan keluarga:

Dilaksanakan di Griya atau Pasraman Gana Mandala

Griya Gana Mandala

Suasana personal dan khidmat, cocok untuk keluarga yang ingin pelaksanaan lebih intim.

Pasraman Gana Mandala

Ruang dengan kapasitas lebih besar, cocok bila keluarga ingin sekaligus mengadakan syukuran.

Pertanyaan Umum

Tidak. Otonan diperingati sepanjang hidup, setiap 210 hari sekali, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Tim Griya atau Pasraman Gana Mandala dapat membantu menghitung ulang hari Otonan berdasarkan tanggal lahir dan penanggalan Bali.

Konsultasikan Otonan Keluarga Anda

Tim Griya dan Pasraman Gana Mandala siap membantu penjadwalan upacara Anda.