KEHAMILAN • MANUSA YADNYA

Magedong-gedongan

Upacara selamatan kehamilan dalam tradisi Hindu Bali, dilaksanakan dengan pendampingan penuh dari Griya dan Pasraman Gana Mandala di Mengwi, Badung.

Sarana banten upacara Hindu Bali

Upacara ini merupakan penyucian spiritual bagi roh yang akan lahir ke dunia, sekaligus permohonan doa agar proses kehamilan dan persalinan berjalan lancar. Magedong-gedongan menjadi salah satu tahap penting dalam rangkaian Manusa Yadnya sebelum kelahiran seorang anak.

Makna di Balik Magedong-gedongan

Penyucian Roh yang Akan Lahir

Permohonan agar roh yang akan lahir disucikan secara spiritual.

Doa Keselamatan Ibu dan Bayi

Permohonan agar proses kehamilan dan persalinan berjalan lancar.

Persiapan Menjelang Kelahiran

Tahap penting Manusa Yadnya sebelum kelahiran sang anak.

Durasi Prosesi Utama
0 Menit

Kapan Upacara Ini Dilaksanakan?

Magedong-gedongan umumnya dilaksanakan pada usia kehamilan tertentu sesuai kesepakatan keluarga dengan pemangku, disesuaikan dengan dewasa ayu. Prosesi berlangsung sekitar 30 menit.

Sarana yang Perlu Disiapkan Keluarga

Sarana pendukung yang umumnya perlu disiapkan keluarga:

Dilaksanakan di Griya atau Pasraman Gana Mandala

Griya Gana Mandala

Suasana tenang dan personal, cocok untuk keluarga yang ingin pelaksanaan lebih intim.

Pasraman Gana Mandala

Ruang dengan kapasitas lebih besar, cocok bila keluarga ingin mengundang lebih banyak kerabat.

Pertanyaan Umum

Waktu pelaksanaan sebaiknya dikonsultasikan langsung dengan pemangku Griya atau Pasraman agar sesuai dengan usia kehamilan dan dewasa ayu.

Ya, kehadiran suami dan keluarga inti dianjurkan karena upacara ini juga merupakan doa bersama untuk keselamatan ibu dan calon bayi.

Konsultasikan Magedong-gedongan Keluarga Anda

Tim Griya dan Pasraman Gana Mandala siap membantu penjadwalan upacara Anda.